Wednesday, May 28, 2003

free at last!!!!!

akhirnya, selesai sudah semua exams dan essays! untuk urusan essay sih sudah beres dari tgl 21 kemarin. dan pagi ini ujian terakhir , apapun hasilnya nanti! moga2 sih gak terlalu kacau, mengingat cara belajarnya semalam. seperti halnya di indonesia, cara belajar 'sistem kebut semalam' juga masih berlaku di sini.

diantara teman2 sepermainan, kebetulan cuma tiago dan gue yang ngambil kelas itu. jadilah tadi malem kita berdua belajar bareng, atau tepatnya nge-bullshit bareng. awalnya kita cuma ngobrol2 dan nonton tv di kamarnya ida, bareng jerusa dan raman. baru sekitar jam 2.30 kita mulai ada sedikit niat untuk buka2 buku dan pindah ke kamar tiago untuk nyari suasana yang katanya lebih kondusif untuk belajar.

satu setengah jam bolak balik baca satu artikel ternyata cukup bikin mabok. Bloody EU policy making procedure really fucked my mind up! setelah itu kita memutuskan untuk istirahat dulu, santai2, ngerokok, sambil nyimak cd. istirahat yang rencananya cuma 1/2 jam molor jadi 2 jam. cuma ada waktu 2,5 jam lagi untuk nerusin baca2nya, duh! diterusin secukupnyalah, sekedar nyoba ngejawab soal2 dari pertanyaan ujian tahun lalu.

***
ujian dimulai jam 9.30 sampai 11.30. fiuh! gak sia2 ternyata nge-revise soal ujian tahun lalu. pertanyaannya gak beda2 jauh. itu pun kalo gue gak salah nangkep baca soalnya, kalo salah ya i'll be in a deep shite!

kelar ujian, stephanie, ian, tiago dan gue mampir kpa bar, sekedar mengistirahatkan otak dan tangan yang capek dipakai nge-bullshit 2 jam nonstop. enak memang, santai bareng teman2 selepas ujian, duduk2, ngobrol2 ngalur ngidul, dari yang rada serius sampai yang lumayan ngaco. menarik juga menyimak cerita2 mereka, tentang rencana setelah sekolah, rencana mau kerja dimana, atau pengalaman kerja mereka yang lalu.

bisa dibilang mereka bertiga punya pengalaman kerja sebagai sukarelawan. yang lucu ceritanya stephanie waktu dia kerja di tempat penampungan tunawisma di amerika. kebanyakan tunawisma yang ditampung di situ adalah junkies yang rada2 sekarat. jadi kalau kebetulan ada junkie yang meninggal, stephanie bertugas mendata barang2 milik si junkie, dan kalau ada obat2an yang ditemukan, harus dicatat untuk kemudian dibuang. tapi bukannya dibuang, stephanie biasanya menyimpan obat2an itu untuk konsumsi pribadi. hehe, dasar gila!

ngobrol sana sini, gak terasa ternyata sudah jam 3 lewat. badan juga mulai berasa capek karena semalaman belum tidur. akhirnya kita bubaran. kembali ke rumah masing2, atau tepatnya, ke kamar masing2. gak sabar rasanya pingin rebahan membayar hutang tidur semalam. capek tapi juga lega.

lega rasanya setelah ujian itu selesai, biarpun masih ada satu nilai essay dan dua hasil ujian yang menggantung, plus satu tugas akhir, disertasi! tapi paling gak untuk sementara bisa bernafas lega lah... ftd!

Tuesday, May 20, 2003

why does it always rain on me...

duh, mbok ya hujannya sekali2 berenti gitu lho... biar gue bisa ke perpus untuk ngeprint essay2 keparat itu, biar gue gak perlu ujan2an jalan ke tempatnya ida, sekalian bawa laptop bakal tiago, biar sedikit cerah ni hari... ftd!

akhirnya!

huaahhhh!!!! gak disangka gak dinyana... setelah semalam suntuk, atau tepatnya sejak jam 1 tadi malam, berusaha menekuni, ternyata bisa kelar juga proposal itu! fiuh... entah apapun yang ada di dalam proposal itu, apakah topiknya nyambung dengan pertanyaan riset, tujuan riset, kegunaan, metodologi, dll, dsb, gak ambil pusing lah! pokoknya untuk sementara ini punya sesuatu sejumlah mendekati 3000 kata yang bisa diserahin besok. rasanya sedikit tenang sekarang.

hmmm... tugas berikutnya, research sebentar untuk sustainable development exam besok. tentuin pertanyaan mana yang mau dipilih, kumpulin bahan2nya, lalu tidurrrrr.... nyiapin stamina buat begadang lagi nanti malam :)

ugh, biarpun hasilnya ancur2an, yang penting sekarang udah lumayan lega...ftd!

Sunday, May 18, 2003

pusing, mual, kembung, lemas, mau ngapa2in jadi gak enak. padahal banyak yang mesti dikerjain, duh! kalo udah begini jadi inget rumah, inget nyokap. biasanya, kalo lagi kumat gini penyakitnya, tinggal bilang nyokap, minta diobatin. setelah itu biasanya badan lebih enak rasanya. gak seperti beberapa hari ini....

gara2 research proposal nih kayaknya. gak tau apa yang harus dikerjain untuk benda ajaib itu. padahal 3 hari lagi harus diserahin. duh, kok ya tambah mual rasanya…

mungkin ini sekedar peringatan dari tubuh bahwa 'enough is enough'! jangan lagi nyoba2 hal yang di luar batas kemampuan. meaning, no more academic life in the future, this is gonna be the last one... ftd!

ah rese, dari sekian banyak hari, kenapa kantor pos sak itali milih jumat kemaren untuk mogok... brengsek!
ftd!

Saturday, May 17, 2003

wiihh... akhirnya kiriman si bleki nyampe juga! 2 slof a mild penyambung nafas dan penghemat budget dari harga rokok yang gila2an ngerampoknya di sini. sayangnya, 2 slof berikutnya gak bisa dia kirim lagi jumat kemaren karena kantor pos di FAO tutup.

tapi gak papa lah, toh beberapa hari lagi kiriman didik bakal nyampe, moga2. trus beberapa minggu lagi dari si plongo, itu juga kalo dia inget. dan juli, kalo jadi ke london, gopar bakal bawain juga. ah, hidup terasa indah kembali :)

to all my ciggs suppliers from all over the world... love you, guys! hanya Tuhan yang bisa membalas budi baik kalian :)

cheers, mates... ftd!

Thursday, May 15, 2003

miracle does happen!!!

fiuh... akhirnya selesai juga satu essay... one down, one to go!
sekarang tidur dulu... hhhmmmpppphhh.... ftd!

Wednesday, May 14, 2003

Downtown
(Petula Clark)

When you're alone and life is making you lonely,
You can always go downtown
When you've got worries, all the noise and the hurry
Seems to help, I know, downtown

Just listen to the music of the traffic in the city
Linger on the sidewalk where the neon signs are pretty
How can you lose?

The lights are much brighter there
You can forget all your troubles, forget all your cares and go
Downtown, things'll be great when you're
Downtown, no finer place for sure,
Downtown, everything's waiting for you

Don't hang around and let your problems surround you
There are movie shows, downtown
Maybe you know some little places to go to
Where they never close, downtown

Just listen to the rhythm of a gentle bossanova
You'll be dancing with 'em too before the night is over
Happy again

The lights are much brighter there
You can forget all your troubles, forget all your cares and go
Downtown where all the lights are bright,
Downtown, waiting for you tonight,
Downtown, you're gonna be alright now

And you may find somebody kind to help and understand you
Someone who is just like you and needs a gentle hand to
Guide them along

So, maybe I'll see you there
We can forget all our troubles, forget all our cares and go
Downtown, things'll be great when you're
Downtown, don't wait a minute more,
Downtown, everything's waiting for you

***
mmmm, seandainya semua segampang itu... ftd!

Tuesday, May 13, 2003


i miss home...
i miss everything back home...
ftd!

Monday, May 12, 2003

sepi... gak ada yang bisa diajak ngobrol... pusing!!!!

Friday, May 9, 2003

anna's party

it's kinda weird that taylor house girls were invited to anna's birthday party. she's a portuguese girl staying in templar house and we don't really know her that well. so, with all good intention, bona, teresha and I came. we arrived there, wished her happy birthday, three minutes later we were going to raine's room to put our jumpers, and didn't come back to the kitchen, where the party was held. it's just too crowded there, so we decided to stay and have a nice chat in raine's room. well, we're sure the birthday girl wouldn't really miss us.

around half an hour later, the other friends were coming. first, raman, followed by tiago, and erik. seemed like we're having our own party now, funny. after a while, we decided to join the party in the kitchen. everybody, but me, was dancing with some latino music there. ooow, salsa time! surprisingly, erik was dancing as well! wooow, that was the very first time i saw him dancing. can't never imagine a rock & roll guy dancing other than banging and slamming his head. maybe he's a bit tipsy, or maybe he just like the music.

after a couple of latino music, they changed it into some songs from ministry of the sounds. not my kind of songs, nor erik's. so we decided it's time to hear some rock & roll music in his room. he has a huge collection of interesting music, either in cd or vinyl. everytime i go to templar house, i always spend some extra time in his room to listen to some indie music. this time he showed me some songs from manu chao, cult of luna, breach, isis, and pinback. i am going to make the copy of those albums, for sure. but there'll be problem in copying songs from vinyl, because there's no such things like vinyl burner, ouch! i should ask erik about that. but first, i have to make a list of albums i want to copy :)

that's all about anna's party. well, it's not really about her party, actually. it's just about what i was doing during her party, which was having my own party with the things that interest me.

***
btw, what aboout my essay? have i started it? have i read anything for that? when will i start it? time is ticking out... fucking hell!!!! (wooops, pardon my french!) ftd!

Thursday, May 8, 2003

life seems more complicated when you're in denial... ftd!

Wednesday, May 7, 2003

oh motivation, where art thou?

rencananya dari tgl 1 bulan ini gue mo mulai menjalankan kegiatan akademis, i.e. nyiapin essay. mulai dari bikin outline, nyari2 bahan, baca2, dan nulis! rencananya lagi, 9 hari pertama dialokasikan untuk essay EU yang 5000 kata, 9 hari berikutnya untuk bikin research proposal yang 3000 kata, dan sisanya 2 hari belajar untuk sustainable development exam. jadi pas hari H-nya, tgl 21, gue bisa nyerahin 2 essay itu, plus ujian. Darn, what a hectic day!!!

rencana tinggal rencana. 7 hari terlewat begitu saja, tanpa ada kegiatan akademis sedikit pun. berarti tinggal 2 hari tersisa untuk ngerjain essay yang pertama. itu pun kalo mau tetap stick to the schedule. harusnya sih begitu. soalnya gue gak tau banyak tentang cara bikin research proposal, jadi perlu waktu lebih banyak untuk ngerjainnya. huuhhh!!!

masih bicara soal rencana, mestinya siang ini ke kampus untuk ngambil hasil essay sustainable development yang sebetulnya udah bisa diambil sejak beberapa minggu yang lalu. niatnya sih biar termotivasi untuk mulai bikin essay berikutnya. sapa tau setelah liat nilai essay yang ancur2an, gue jadi panik n termotivasi untuk buru2 nyiapin essay berikutnya. sapa tau...

tapi, lagi2 rencana tinggal rencana. bahkan cuma untuk ngambil hasil essay aja gue segan, pasti ancur2an. sementara, untuk mulai ngerjain tugas, kok ya sama sekali gak ada motivasi. padahal temen2 yang lain juga lagi pada sibuk ngerjain essay di kamarnya masing2, cuaca cukup cerah, stok nikotin ada. jadi sebetulnya gue gak ada alasan untuk gak mulai kerja. duh, apalagi yang diperluin biar motivasi itu muncul ya.....

the bottom line is, STUDY IS NOT MY DEPARTMENT!


***
When I read, I dream
When I dream, I can be anything
When I can be anything, I am happy
When I am happy, I smile
When I smile, I think everything would be alrite
When I think everything would be alrite, somebody wakes me up from my dream
Damn!

When I read textbook, I have nightmare
When I have nightmare, I am scared
When I am scared, I weep
When I weep, I feel bad
When I feel bad, I need companion
But… nobody’s around, not even to wake me up from my nightmare
Damn!

I denounce you, who invented essays for assignments
You, who contrived dissertation for final assignment
You, who devised research proposal for dissertation
Damn you all!!!

ftd!

badan sakit semua, gara2 tennis kemarin. maunya sih tidur sekarang, tapi kok gak bisa ya... :(
ftd!

Monday, May 5, 2003

lonely is the night without the stars
and so is the soul without a mate
ftd!

Sunday, May 4, 2003



... yeah right...
ftd!

sore ini cuaca di luar sana gerimis gak ada berhentinya. dingin, atau lebih tepat dibilang sejuk. rasanya seperti di puncak.
suasana di taylor house sepi, masing-masing sibuk dengan kegiatannya.
gak banyak yang bisa dikerjakan dengan cuaca seperti ini. tapi ada setumpuk cucian yang siap disetrika.
akhirnya ya nyetrika aja deh. sambil nonton 2 film the beatles, yellow submarine dan hard day's night, di BBC2.
duh, jadi inget jaman2 di busas... udara sejuk saat gerimis, the beatles, temen2 yang sibuk dengan jadwal tidur siangnya, sepi...
hmmppfffhhh... ftd!

Thursday, May 1, 2003

some friends make us extremely happy, while on the same time, the other might upset us.
sad but true. ftd!

Sunday, April 27, 2003

Last nite...

Sometimes I feel lucky, or even special. I am always surrounded by friends who love and care about me, and for that, the feeling is mutual. Like now, when I think about my birthday that just passed, I feel so special. It feels like I have the longest birthday moment ever. Not only my friends threw an advanced surprised party 3 days earlier, but also they made dinner for a real birthday party last nite. Not to mention Jerusa who made birthday pancake for breakfast with Dunya and Suresh. Maybe it means nothing for them, but it means a lot for me. Makes me realise how lucky I am for always being surrounded by good friends, no matter where I am. ftd!

Saturday, April 26, 2003

life begins at


Thanks for bringing me into this fierce-yet-lovely life, Mum!
thanks for bearing the pain on the day you had to give birth to me...
thanks for the days and nights you've spent to raise me...
thanks for being a marvelous mum despite what I've done...
thanks for making me the way I am now...
thanks for everything...


"Real life sucks, but I'll survive!"
ftd!

Thursday, April 24, 2003

3 hari lebih cepat...

"Surprise!!!! Happy Birthday!!!!"

"Whaaat?! What theffffhh.... what's this? It's not my birthday yet! please... nooo... c'mon, please... not today!!!" selama beberapa menit gue cuma bisa neriakin kata2 gak beraturan gitu... gak abis pikir gue, kok bisa2nya mereka bikin acara makan2 3 hari lebih dulu dari ulang tahun gue. gue sempet mikir apa iya mereka lupa ato salah tanggal, tapi rasa2nya gak mungkin... tapi kok...

ternyata mereka emang sengaja majuin tanggalnya, supaya gue bener2 surprise. menurut mereka, kalo diadainnya pas pada hari H nya, gue pasti dah bisa nebak2... hmmm, smart plan, gue bener2 gak curiga dan gak nyangka... but as i said before, it's a kinda dodgy plan! :)

mereka booking tempat di restoran thailand, sebagai pengganti restoran indonesia yang gak tersedia di sini. setelah ilang kagetnya n bisa nrima bahwa itu bener2 surprise party buat gue, tiba waktunya untuk buka kado. isinya macem2, ada the cranberries chord songbook, boneka monyet (bawaan raine yang abis retret dari monastery), coklat n asbak 'sapi gila' (bawaan tiago yang baru balik dari swiss), plus... satu ini yang rada sinting... g string dengan tulisan 'up 4 it: any time, any place'... gemblung!!!

sehabis acara buka kado, kita mulai makan, ngobrol2, dll. sebagai hidangan penutup, ngopi lah kita. tiba2 lampu mati dan... tiago n ida dateng bawa ice cream cake dengan lilin n semua mulai nyanyi lagu kebangsaan ulang taun... happy birthday to you, happy birthday to you, happy birthday dear shinta, happy birthday to you... so sweet!

hmmm... harus gue akuin, terharu juga rasanya. apalagi hampir semua temen2 deket gue di keele ada di situ... jerusa, bona, sheetal, shalini, dunya, manish, ida, tiago n raine... cuma erik n suresh yang gak ada, yang pertama masih liburan n yang satu lagi sibuk kerja...

jadi keinget beberapa tahun yang lalu waktu masih di bandung. anak2 busas juga pernah bikin surprise party buat gue. setelah sesorean diajakin jalan kelilingan sama tio, sampe rumah buka pintu n tiba2... "surprise!". hehehhe kali ini peran tio digantiin sama jerusa, yang juga melakukan hal yang sama.

***
sore itu jerusa ngajak ke newcastle, berhubung gue perlu nyetak foto di sana, ya gue iyainlah ajakannya. sampe sana jam 5 lewat, jelas toko2 udah pada tutup. jadi kita cuma ke supermarket bentar, trus jerusa ngajakin ngopi. jadi lah kita ngopi di pablo franki, sambil ngobrolin berbagai hal, termasuk urusan kantor. kebetulan kita punya latar belakang pekerjaan yang sama.

lagi asik2 ngobrol, tiba2 bona nelfon jerusa n ngajakin ketemuan di sekitar hanley untuk nonton the hours. kita lanjut ngobrol2 lagi sekitar satu jam, trus berangkat ke restoran thailand, tempat dimana kita janji ketemuan. setelah bayar taksi, masuklah kita ke corky's n ada dunya di bar, kita terus jalan ke bagian restorannya. sampai kemudian gue buka pintu dan...

"Surprise!!!! Happy Birthday!!!!"

"Whaaat?! What theffffhh.... what's this?! It's not my birthday yet! please..."


***
pokoknya gue seneng banget! gak hanya seneng karena surprise party ini, tapi juga seneng punya temen2 yang baek banget... gak cuma temen2 di keele, tapi juga anak2 busas n temen2 kantor... they all might be the most lunatic, insane n horrible friends, but i love em all! ftd!

Wednesday, April 23, 2003

kesellll!!!!!!!

huaaahh... gak jadi nonton leeds festival! padahal baru beberapa menit yang lalu cek ke website-nya, masih ada tiket yang untuk weekend pass. barusan dicek lagi, dah soldout... bloody hell!!! duuuuhhh... padahal gue pengen banget nonton itu :(( ftd!
the girls are in Dunya's room now, planning for some dodgy party for my day... and I am not allowed to go in... hmmm... hope it's just another dinner plan, not some other dirty plan...

anyways, I am so domestic today. doing some handwashed laundry (saving some pennies from that stupid bloody expensive launderette), cleaning up the room, stitching n shortening the pants (again, for the sake of saving some pennies!), and cooking dinner for the girls... amazing, huh! the thing is, I just need some time away from my computer :) ftd!


Tuesday, April 22, 2003

Hari Bumi

We need to love and respect the Earth with the same intensity
that we give to our families and our tribe
(James Lovelock in 'Gaia: A New Look at Life on Earth')


Seberapa banyak orang yang tahu kalau hari ini adalah hari bumi? Mungkin tidak banyak. Kalaupun tahu, sebagai individu, apa yang bisa kita lakukan untuk memperingatinya? Banyak. Pertama, kita bisa melihat, apakah selama ini kegiatan sehari-hari yang kita jalani sudah cukup ramah lingkungan? Kedua, membuat daftar tindakan ramah lingkungan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, menjadikan hari bumi sebagai tonggak awal untuk menjalankan gaya hidup yang ramah lingkungan. Tidak perlu muluk-muluk dan terlalu idealis, bisa dimulai dari kegiatan sehari-hari. Selanjutnya, berusaha semaksimal mungkin menjalankan rencana tersebut, tidak hanya sebatas pada hari bumi, tapi juga pada hari-hari selanjutnya.

Kegiatan sehari-hari yang ramah lingkungan itu seperti apa sih? Yang paling sederhana, bahkan cenderung klise, adalah masalah sampah. Saat ini sudah bukan jamannya lagi orang membuang sampah sembarangan, bahkan untuk sampah sekecil bungkus permen atau puntung rokok sekalipun. Juga sudah lewat masanya untuk menyalahkan tidak tersedianya tempat sampah di tempat-tempat umum. Sekarang adalah waktunya membuang sampah hanya di tempat sampah! Kalaupun tidak terlihat keranjang sampah di sekeliling kita, untuk sementara kita bisa menyimpannya, entah di dalam tas, saku pakaian atau celana, setelah itu berusaha mencari tempat sampah untuk membuangnya.

Kegiatan lainnya adalah menghemat energi. Diantaranya dengan mematikan berbagai perangkat elektronik yang sedang tidak digunakan, seperti lampu, komputer, TV, radio, dan lain sebagainya. Ada baiknya juga kita menghemat air, dengan tidak membiarkan air mengucur secara percuma. Selain itu, sebisa mungkin kita perlu mengurangi penggunaan kertas.

Sejumlah kegiatan tersebut hanyalah sebagian kecil hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga kondisi lingkungan hidup di sekitar kita. Masih panjang daftar yang bisa kita buat untuk melindungi bumi kita dari kerusakan. Tapi kita bisa memulainya dari hal-hal kecil seperti tersebut di atas. Tidak perlu biaya yang besar atau kerja keras untuk menjalankannya, cukup dengan mendisiplinkan diri sendiri dan memiliki keyakinan bahwa sekecil apapun upaya yang kita lakukan, kita telah memberikan sumbangan yang berarti atas kelangsungan hidup di planet ini. Sesuai tema hari bumi tahun ini, "One person can make a world of difference".

Selamat Hari Bumi!

Our contract with the Earth is fundamental, for we are a part of it and cannot survive without a healthy planet as our home.
(James Lovelock in 'Gaia: A New Look at Life on Earth')


ftd!


Saturday, April 19, 2003

damn! now i miss him...
ftd!

Thursday, April 17, 2003

esai

Ozon: Berguna di Lapisan Stratosfer, Masalah di Lapisan Troposfer


Salah satu masalah utama lingkungan hidup yang perlu segera ditangani adalah masalah penipisan ozon di lapisan Stratosfer dan peningkatan polusi di Troposfer. Setiap tahunnya lapisan ozon mengalami kerusakan yang disebabkan oleh zat-zat kimia buatan manusia yang berisi jutaan ton bahan perusak lapisan ozon, seperti, klorofluorokarbon (CFCs), hidrofluorokarbon (HCFC), metal bromide (MeBr), halon, dan senyawa kimia industrial lain yang banyak mengandung klorin dan bromin.

Ozon adalah sebentuk molekul oksigen yang relatif tidak stabil, terdiri dari tiga atom oksigen (O3). Proses pembentukan ozon terjadi di dua lapisan atmosfer, yaitu troposfer dan stratosfer. Pembentukan di atmosfer tingkat bawah, troposfer, dianggap buruk karena pada lapisan tersebut ozon dibentuk oleh zat-zat polutan hasil kegiatan industri dan transportasi. Di lain pihak, pembentukan ozon secara alami di lapisan stratosfer dianggap berguna karena ozon di lapisan itu berperan penting dalam melindungi kehidupan di bumi dari sinar ultraviolet.


Ozon di Lapisan Stratosfer

Stratosfer merupakan bagian lapisan atmosfer yang terletak di atas troposfer dan berjarak sekitar 10-50 km di atas bumi. Diperkirakan 90% dari pembentukan ozon berlangsung di lapisan ini. Proses pembentukan dan penguraian ozon di stratosfer terjadi secara natural dan konstan.

Molekul ozon dibentuk melalui reaksi kimia yang terjadi ketika radiasi ultraviolet dari matahari menyentuh stratosfer. Teori pembentukan dan penguraian molekul ozon dikenal sebagai Teori Chapman, dan proses kimia pembentukan ozon adalah sebagai berikut:

O2 + hv --> O + O (1)
(panjang gelombang < 240 nm)
O + O2 + M --> O3 + M (2)
(M adalah molekul yang diperlukan dalam reaksi ini karena mampu
menyerap energi yang dibebaskan)

Bentuk akhir dari pembentukan ozon kemudian dapat dijabarkan sebagai berikut:

3O2 + hv --> 2O3 (3)
(panjang gelombang < 242 nm)

Molekul ozon juga mengalami penguraian yang berlangsung secara alami. Selain penguraian oleh sinar ultraviolet, molekul ozon juga secara konstan diuraikan oleh senyawa alami, seperti, nitrogen yang berasal dari tanah dan laut, hydrogen dari uap air atmosfer, dan klorin dari laut.

Proses penguraian molekul ozon dapat dilihat dalam reaksi berikut ini:

O3 + hv --> O + O2 (1)
(panjang gelombang < 850 nm)
ATAU
O2 + O --> 2O2 (2)

Reaksi akhirnya adalah:

2O3 + hv --> 3O2 (1)
(panjang gelombang < 850 nm)


Perbandingan kecepatan pembentukan dan penguraian ozon cenderung konstan ketika prosesnya berlangsung secara alamiah. Tetapi proses tersebut berangsur-angsur mengalami gangguan yang ditimbulkan oleh beragam kegiatan manusia yang membebaskan senyawa kimia perusak ozon ke lapisan atmosfer, seperti berbagai senyawa kimia yang mengandung klorokarbon (CCl4 dan CH3Cl3), CFC (CFCl3 dan CF2Cl2) dan halon (CF3Br dan CF2ClBr) yang merupakan senyawa kimia yang stabil, terdiri dari atom-atom halogen, yaitu klorin dan bromine. Di udara, senyawa-senyawa tersebut tidak mudah diuraikan dan perlahan akan melintas sampai ke stratosfer.

Senyawa CFC sering digunakan untuk beragam keperluan industri, seperti, system pendinginan, AC, aerosol, solvent dan pengepakan, karena CFC cenderung murah, sangat efektif, stabil di atmosfer, dan tidak menimbulkan racun bagi manusia. Tetapi ketika CFC mencapai lapisan stratosfer, radiasi sinar ultraviolet akan menyerangnya dan membebaskan klorin (Cl), yang bertindak sebagai katalis dalam menguraikan ozon.

Atom klorin yang telah dibebaskan secara berulang-ulang akan bergabung dan memisahkan diri dari molekul ozon, untuk kemudian membentuk molekul tunggal oksigen dan sebuah molekul klorin monoksida (ClO). Kemudian, molekul ClO tersebut akan bergabung dengan atom oksigen untuk membentuki molekul oksigen dan membebaskan klorin, untuk kemudian memulai kembali proses tersebut berulang kali. Melalui reaksi tersebut, satu atom klorin dapat merusak sekitar 100.000 molekul ozon dan mengakibatkan penipisan ozon lebih cepat dari pembentukannya secara alami.

Ketika lapisan ozon di stratosfer menipis, radiasi ultraviolet yang dapat menyentuh permukaan bumi mengalami peningkatan dan mengancam kesehatan manusia seperti kanker, katarak, dan mengurangi sistem ketahanan tubuh. Selain itu, radiasi ultraviolet juga menjadi ancaman bagi ekosistem laut, hutan, dan hasil panen.


Ozon di Lapisan Troposfer

Terletak 0-15 km di atas permukaan bumi, troposfer biasa disebut sebagai lapisan atmosfer tingkat bawah, tempat dimana segala macam cuaca berlangsung. Ozon yang diproduksi pada lapisan ini dianggap sebagai ozon yang jahat. Ozon pada lapisan ini terbentuk dari dua sumber, yaitu, intrusi dari lapisan stratosfer dan hasil produksi reaksi fotokimia.

Ozon di lapisan troposfer dibentuk oleh interaksi antara cahaya matahari, khususnya sinar ultraviolet, senyawa organik yang mudah menguap (Volatile Organic Compounds - VOC) dan nitrogen oksida (NOx), yang dihasilkan oleh kendaraan, uap bahan bakar, pembangkit listrik, penyulingan minyak, dan beberapa industri lainnya.

VOC merupakan senyawa organic yang terdiri dari karbon dan hidrogen yang dapat menguap dengan mudah. Kebanyakan dari senyawa itu dihasilkan oleh kendaraan bermotor, tumbuh-tumbuhan, industri, perdagangan, mesin pengelantang, dan cat.

Sementara senyawa NOx seperti nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2) dibebaskan ke atmosfer ketika terjadi proses pembakaran bahan bakar seperti, minyak, batu bara dan gas alam. Proses pembakaran tersebut pada umumnya berlangsung pada kendaraan bermotor, pembangkit listrik, fasilitas industri, pembakaran biomas dan pencahayaan.

Ketika dilepaskan ke atmosfer, VOC dan NOx akan membentuk ozon dan polutan berbahaya lainnya, yang kemudian menghasilkan kabut bercampur asap (smog), biasa disebut kabut asap fotokimia atau polusi udara hasil fotokimia. Polutan udara yang biasa ditemukan dalam kandungan smog adalah senyawa ozon oksidan organik seperti aldehid, sulfur oksida dan nitrogen oksida.

Meningkatnya kadar ozon di troposfer dapat memicu sejumlah dampak yang berbahaya bagi manusia, tumbuhan, dan bahan-bahan lainnya. Ozon di troposfer dengan mudah bereaksi dengan selaput mata dan selaput yang melapisi saluran pernafasan, juga dapat menyebabkan iritasi mata, masalah pernafasan, kerusakan paru-paru, batuk, tenggorokan kering, sakit kepala atau mual, peningkatan gejala asma, dan berkurangnya kekebalan terhadap infeksi.

Ancaman lainnya adalah gangguan bagi mekanisme fotosintesis tanaman dan berkurangnya kekuatan produk-produk yang terbuat dari karet dan sejumlah material tertentu, sebab ozon merupakan oksidan yang sangat kuat.

Masalah yang berkaitan dengan pembentukan ozon di lapisan troposfer bukan hal yang mudah diselesaikan. Salah satu pencegahan yang dapat dilakukan adalah pengawasan yang lebih ketat terhadap emisi kendaraan dan industri yang menghasilkan NOx dan VOC, serta mengurangi tingkat pembakaran biomas dan transportasi.

***
Secara umum, dapat dikatakan bahwa masalah penipisan ozon di lapisan stratosfer dan pembentukan ozon di troposfer terjadi akibat sejumlah kegiatan manusia yang menghasilkan senyawa kimia berisi jutaan ton senyawa kimia perusak ozon dan jutaan ton polutan udara. Kegiatan-kegiatan tersebut tidak hanya menimbulkan masalah ozon, tapi juga mempengaruhi kesehatan makhluk hidup di permukaan bumi.

Untuk menghindari mengatasi masalah tersebut, serangkaian perjanjian internasional dilaksanakan untuk mengurangi tingkat penipisan ozon di stratosfer dan produksi ozon di troposfer, diantaranya adalah Konvensi Wina tahun 1985 tentang Perlindungan Lapisan Ozon, dan Protokol Montreal tahun 1987 tentang Substansi yang menyebabkan Penipisan Lapisan Ozon. Target utamanya adalah mengurangi dan menghapus produksi CFC dan senyawa-senyawa berbahaya lainnya. ftd!

Wednesday, April 16, 2003

cuaca hari ini cerah... cenderung panas malah, sampe2 rada keringetan... tumben!
mandi ah, trus jalan2... sekalian belanja, stok makanan udah abis... ftd!

Sunday, April 6, 2003

Oh, What a Night!

Easter holiday has just begun! No more essays, at least till the next deadline on May 21, but then again, who cares! It's time to chill out with friends, as we usually do in any other days till the essay's deadline is approaching. We're only students, and it is students' responsibility to postpone any works till the last minute, especially when it comes to essays.

So, this afternoon Jerusa, Raine and I were just wandering around Newcastle, from one store to another. Got some good bargain of summer clothes, checked the new collections in Clarks, had coffee, and finally did some food shopping in Sainsbury's. As usual, we're planning to have dinner together in Taylor House.

Around 8 at night, I started to cook my dish. Unlike any other days, I felt like to make a big production of food this time. So, sweet and sour chicken would do fine! And amazingly, the taste turned out to be alrite... hmmm, I am quite proud of myself! Meanwhile, Jerusa made rice, soup, and salad, and Tiago cooked paellas, some portuguese-spanish kind of dish which I don't even know how to spell the words. All dishes looked delicious and tasteful, and indeed they were.

The music was on, the foods were served, the people were hungry, what else did we need? So we started eating; Jerusa, Ida, Raine, Tiago, Dunya, Shalini, Eirine, Tonya, Bona and I were enjoying the food so much. It didn't take too much time to clear out all the dishes. Afterwards, we were just chilling out with coffee and ice cream, chatting, dancing, singing along, talking crap, and having fun!

The fun hasn't finished yet. Now it's time for some musical performance. Some of us were playing guitar and the rest were singing. Eirini and Tonya played guitar and sang very well, while mine was crap. But it's alrite, it's not like a professional live performance anyway; so the more you played crap, the more people got entertained for laughing at you. Raine sang brilliantly beautiful, Dunya played a wonderful flute, and Ida, as a beginner, played guitar quite good as well. Everybody was having fun, everybody was entertained and happy. We really had a quality time that night!

As the night slowly crawled to dawn, people started to disperse, either went back to sleep or watch telly or just had chat in other rooms. Dunya and I stayed in the kitchen and had a 'jam session', trying to play the song 'Love Story' with guitar and flute. We spent almost two hours to figure out what notes to play for her flute. Surprisingly, we're doing quite great, sounded so nice. A couple more of practices, then we'll have a sweet tune. After a while, Dunya went back to her room and slept, left me alone in the kitchen to find some other tunes. Later on, Ida and Tiago joined me, had chat and gave them some guitar lessons, as if I am the expert, haha!

After that, Ida was busy practising the guitar, Tiago with the CD and dancing, and I was just watching them and have a fag. Kinda tired but pleased. Around 5 in the morning, Ida, Raine, and Tiago decided to go back home. The party was over. Everybody's missing their bed. So that was it... oh, what a night! ftd!

Thursday, April 3, 2003

Essay Extension

"Hey, are you alrite? How many words do you have now?" That's Tiago on the phone asking about the progress of my essay. Feeling so frustrated that I wouldn't finish the essay, I just could say, "damn, man, I don't think I can make it. It's 7 o'clock now and I only have these bloody 2000 words out of 5000! And it's just 5 hours more before the deadline. How's yours?"

"Fuck all! I only have less than 1500. I don't understand how can they make such a stupid question for 5000 words while it needs only 1000 words to answer it all. I have all the books from the reading list for the essay, but there's nothing good in there. Bollocks to that! I couldn't write more, fucking hell! Wank!" All the cursing words just bursted out of his mouth.

"Oi, young man, please... mind my virgin ears, dear!"

"Yeah, right! Since when the devil has virgin ears?"

"Haha, you bastard! Anyways, what are you gonna do now? I am sure I won't be able to submit it today. Now I am trying to find an excuse for an extension. What's your excuse?"

"Dunno!"

There was silence for a few minutes. We're still on the phone, but nobody's saying a word, just busy with our own mind. I lit a fag and, "so, are you still trying to read on something or typing some more? Coz I can't, my mind is blocked just now, can't be asked to think any longer, even just to find any excuses."

"Haha, I know your mind never works anyway."

"Hey, how rude is that, you evil munky!! But it's alrite, I'll let you free this time... Uuugghh, I need some excuses to tell Vogler for extension. What will you say to him?"

"Dunno! I can't say my laptop is crash, because Ida already used that for her excuse. And Raine just called Vogler saying that she's so depressed and asked for extension. Maybe I am just gonna tell him that the question sucks, and I can't be asked for more... haha, how's that?"

I can't help by smiling when I heard his lame reason, "not only you are rude, but also hopeless if you give that excuse. But it's worth a try, though. I dare you! Anyways, I am gonna ask Ida or Raine if they have some ideas. Talk to you later, munky!"

***

Later on, I called Ida and Raine. They gave me some alternatives for excuses, all complicated lies. "Call him and say that you are still in London because you have to make report for the Indonesian Exhibition last week," that's Ida's brilliant idea. "Tell Vogler that you did your essay in your friend's place and you left your floppy disk there. Or, simply say that you are sick," another excuse offered by Raine.

Hmmm... I hate it when I am trapped in this kind of situation. Basically, it's all my fault to procrastinate the work, do it in a very last minute. But usually it works, never have such problem before. Now I just didn't feel like to give those complicated excuses for extension. I decided to come to his office and told him my real problem, that somehow some way I couldn't finish the essay, that I was lost with the question. That's just another way of saying that the question was crap!!! but then again, que sera sera, whatever will be will be.

So, I changed my clothes and got ready, when suddenly the phone rang, "So, how is it?" It's Tiago again. "I am just gonna tell Vogler the truth, that I have problem with the essay. Hope that he'll understand and give me an extension. I am changing now and about to go to his office. What about you?" I told him my final decision, and his answer was just, "yep, same here. Alrite then, we'll go there together. I'll meet you in the bus-stop.Ciao!"

***

All's well ends well! Maybe that's the expression I could use, although it's not 'politically' correct, hehe. I was glad that I decided to tell Vogler my real problem. He gave me some inputs for the essay, and even lent me a book. So, I got some inputs, book, and extension till Friday! Pheeewhh!!! Tiago also got extension, Ida and Raine as well.

Today is Wednesday, it means that we have one extra day to laze around, haha! Lazy-bum procrastinators, we really never learn from experience :) ftd!!!

Friday, March 21, 2003

attack in the name of humanity

Last night the attack on Iraq has just begun. I was preparing my presentation for EU class when I saw the news on BBC1. For goodness' sake, it looked so scary! Seemed like they're having firecrackers for new year's eve, whereas actually it's the bombs, the gunfires, or whatever the names were. My concentration on preparing the presentation was kind of distracted by the news.

I wanted to watch it, but I really had to start writing for tomorrow's class. Still, I felt so annoyed with that so-called 'war' thing... what on earth make those idiots think they have the right to attack a country?!! Don't they have enough brain to think that it's the civilians who will suffer the most??!!! I couldn't help but asking such stupid questions...

***

Under special circumstances, the EU class today only took one hour. Half asleep, I gave my presentation and couldn't really respond to the questions raised, but what the heck! After the class, we went to the union for the antiwar demo. Tiago and I went there just to see what's going on. Then we meet Ida, Raine, and Dunya.

Around 12 o'clock, most of the cars in the parking lot honked their horns. Apparently that was part of the action of the antiwar movement throughout the country. That went only for a couple of minutes, followed by some talks in the crowds. People were free to speak in the podium and addressed their opinions. All of them denounced the attack.

Among them all, I found two speakers gave interesting speeches. The first one was an Iraqi man saying that early this morning he got a phone call from his 7-year-old daughter in Iraq. She was crying so hard and freaking out. She asked her father to take her out of that scary place. The father couldn't do anything but trying to calm her down, saying that everything would be alright... I was trying to imagine myself in that kind of situation; in the middle of nowhere, don't know where to go what to do, and the bombard never stops. Suddenly I feel so eerie...

The second speaker was a lady, a mom of 5-year-old daughter. She said that she was watching the news when suddenly her daughter raised a question, "what is a war, mum?" Being not ready to get such question, she just simply explained that war is a fight between people for some important matters. More questions, thus, came from that answer, "But why people fight against each other? Why it looks so scary on tv? What will happen with the kids during the war? Do they have some place to hide? If not, will they be dead?" Lord have mercy! Even I want to know the answers from those questions.

The demonstration lasted for an hour. After that, there would be another one held in Hanley City Centre at 5 in the afternoon. I was planning to go there, just to see what would happen. But since I fell asleep, due to the lack of sleep last night, I missed the time and just ended up watching all the war-related news from BBC, ITV, Channel4, and Channel5. ftd!



Tuesday, March 18, 2003

sunday bloody sunday

Beberapa hari belakangan ini cuaca selalu cerah. Langit terlihat biru bersih, matahari gak malu2 menampakkan diri, dan malam hari bulan bersinar ditemani taburan bintang. Pokoknya enak buat jalan2 n menikmati suasana di luar rumah, termasuk juga pada hari Minggu ini. Sayangnya, sore ini Ida n gue harus ke Newcastle n bersiap kerja. Kita cuma bisa menikmati indahnya sore dari dalam bis sambil membayangkan 12 jam ke depan yang bakalan teramat sangat ngebosenin di Primebake.

Setelah antri beberapa menit untuk ngecek jadwal shift, ternyata semua udah penuh. Artinya, Ida n gue gak jadi kerja karena shift sudah terisi semua. Gak jadi kerja, hari minggu, sore pula, pastinya gak bisa window-shopping karena toko2 pada tutup. Kita mutusin untuk pulang aja sambil jalan kaki. Kenapa gak, toh cuaca lagi cerah n hangat, gak boleh disia2kan. Akhirnya jalanlah kita, santai aja, sambil ngobrol ngalor ngidul. Sekitar satu jam kemudian, sampailah kita di Hawthorns.

Maen sesorean di kamarnya Ida, gak lama setelah itu Tiago nyusul. Seperti biasa, kalo udah gitu kerjaannya gak jauh2 dari nonton tv, ngobrol, cela2an 'n makan malem bareng. Ooow, tiba2 teringat, gue mesti ngecek status bidding di ebay. Dua hari yang lalu gue nge-bid gitar spanyol seharga 27 pound, dan sore ini penutupan bidding untuk gitar itu. Artinya, kalo gak ada orang laen yang nge-bid lebih tinggi dari harga itu, berarti... I've got 'new' guitar!!! Mayan kan, buat iseng2 kalo lagi suntuk di kamar, daripada minjem Eirini mulu. Dan ternyata gak ada yang nawar lebih tinggi dari harga gue... cihuy!!

Keasikan maen di Hawthorns, gak terasa udah lewat tengah malam, jadi males pulang. Apalagi ngebayangin musti jalan sendiri ngelewatin gereja tua dengan kuburannya, trus lanjut ngelewatin pepohonan rimbun yang cukup panjang... gak deh, mending nginep aja! Akhirnya kita bertiga ngobrol aja terus sampe pagi, ntah ngomongin apaan aja...

***

I like monday


Setelah sarapan sekitar jam 12an, gue harus buru2 balik. Ada janji ketemu Kara Shaw di kantornya, perlu minta tanda tangannya sebagai persetujuan untuk jadi supervisor disertasi. Setelah urusan itu beres, waktunya balik ke rumah 'n ngebayar tidur yang tertunda semalam. Lumayan kan kalo bisa tidur sekitar 3-4 jam sambil nikmatin hangatnya sinar matahari, yang terbilang langka di sini, dari dalam kamar.

Sorenya, ikutan Bona n Tiago maen tennis di sport centre. Olah raga dikit lah, sekedar lari sana sini ngejar bola. Maennya sih gak beres, larinya kebanyakan ngejar bola yang kebuang aja... well, yang penting badan dikasih exercise lah dikit. Main sekitar sejam, setelah itu diundang Tiago untuk makan malam di tempatnya, dia mau masak ayam... hmmm, yummy!

Hidup terasa menyenangkan kalo lagi santai2 begini :) ftd!



Friday, March 14, 2003

bingung

kok tiba2 bingung milih antara mo ngeluarin duit sekitar £500-an bakal kelilingan selama 14 hari ke beberapa negara, seperti belanda, belgia, austria, italia, spanyol, monaco n paris, atau mendingan bakal nonton 3-4 festival musik ya... rata2 tiap festival kan sekitar 100an, itu kalo pake weekend pass + camping, jadi tiap festivalnya bisa nonton konser nonstop selama 3 hari. uhh, kayaknya sih asik banget... jadi kayak woodstock gitu.

prioritasnya adalah reading festival (metallica, linkin park, limp bizkit, audioslave, system of a down, the vines, etc), v2003 festival di staffordshire (coldplay, red hot chilli peppers, foo fighters, feeder, the white stripes, etc), glastonbury festival (idlewild, massive attack, muse, prince, REM, radiohead, suede, super furry animals, supergrass, etc) n download festival di donington park, london (iron maiden, marilyn manson, deftones, ministry, inme, limp bizkit, audioslave, less than jake, disturbed, etc)...

setelah dipikir2 sih kayaknya lebih menarik nonton festival2 itu, soalnya besok2 kan gak jamin masih bisa nonton konser yang model begitu, sementara kalo negara2 itu kan ya palingan bakal di situ2 aja terus, bisa sewaktu2 dikunjungin lagi, asal ada duitnya aja. tapi kalo nonton konser, temennya sapa? mana asik nonton konser yang pake camping gitu sendirian aja, gak berani lah. nah kalo yang kelilingan ke negara2 itu kan udah jelas2 ada temen jalannya, biarpun mesti repot2 ngurus visa lagi sih...

eh ya tapi kenapa juga mesti bingung milih di antara dua itu, jalan2 ato konser, kayak duitnya ada aja... :( ftd!

Thursday, March 6, 2003

DAY TRIPPER
(A Trip to Liverpool, 5 March 2003)

We've been waiting for this trip for weeks. Not only because it's quite cheap, 5 quid for return ticket, but also most of the gang were coming. Dunya, Sheetal, Bona, Ida, Raine, Manish, Suresh, Tiago, Erik, and I. Jerusa couldn't make it, because she was sick.

The bus moved at around 9.30, and we arrived around 11. Hoping off the bus in Albert Dock, we passed through the Beatles Story Museum and went straight to Tate Gallery, the British modern art gallery. It's quite an interesting place, lots of weird-artistic stuffs are displayed there. After spending half an hour wandering around there, we moved to the city centre for lunch. We split into 2 groups; Ida, Tiago n Erik went to vegan cafe, while the rest went to the food court in St. James Market.

After lunch, we were wandering around the market to see some stuffs. After awhile, I got bored, because the girls wanted to do some shopping. I preferred to walk alone. Cavern Walks seemed a lot more interesting for me. Then I walked through that historical passage, a narrow gloomy alley. The Cavern Club is located there, where it all began. Across the club, we can see Liverpool Hall of Fame, where some most famous records from musicians are displayed. Also, we’ll see the fab-four bench under the hall of fame… interesting! At the end of the alley, we’ll find a small shop that sells a quite complete Beatles stuff. Complete but rather expensive :)

Now it’s time to go back to the meeting point, the horse statue. Nobody’s there yet, but Tiago. Then we decided to go to record store for a quick shopping. By the time we’re back, everybody was there. Afterwards, we’re off to Chinatown for groceries.

That’s the last object of our trip, then we walked back to Albert Dock, where the bus was waiting. Liverpool is nice place to visit. We’re planning to go back there in summer, where the weather is nicer. Also, I still want to come to the Beatles Story Museum, it’s a-must-see place! ftd!


Tuesday, March 4, 2003

Package from heaven


Senin, hari yang biasanya paling tidak menyenangkan, tiba2 jadi menarik. Paket kiriman dari rumah sudah bisa diambil di kantor pos terdekat, Keele Village Post Office. Setelah berjalan kaki selama 20 menit pulang pergi, akhirnya paket itu bisa dibuka di kamar.

Isinya macem2, ada beberapa foto Andra yang lucu2 banget posenya, bikin kangen dan pengen pulang buru2, juga ada abon, dendeng, kaset potret yang baru, dan surat dari mami dan ibu.

Surat yang pertama sih isinya santai2 aja, lucu2an… tapi yang dari sang eyang ini… wah wah wah… bikin orang jadi mikir aja, entah apa yang dipikirin, pokoknya mikir lah…

***

Ta, Shintaku…
Ini mami kirim dendeng dan abon yang dibeliin mbak ida di Jogja. Kaset dan bumbu2 dari mbak dewi. Dendeng mami beli di Carrefour lho…
- sebelum digoreng, dendeng direndam air sebentar, lalu goreng, sebentaaaar aja.
- Abon… udah tau kan cara makannya?? Apa lupa? Hehe…
- Kaset… udah jago mau diapain kan. Itu paaaaling kedoyananmu.
- Bumbu2… liat cara pakenya deh. Cuman, temennya nasi uduk enak banget kalo pake abon/dendeng.
- Rawon sahabatnya mah gorengin aja kerupuk udang, paasti aja uenak. Ini sih pake nasi biasa aja.

Sudah lengkap kan… undang deh temen2 kamu ke dapur, makan deh rame2… sedap banget. Atau kalo mau makan sendiri, bawa deh ke kamar, nyalain TV atau kaset yang baru, duduk kamu di kursi di depannya… jangan lupa jegang ya! Itu tuh, kaki satu diangkat seperti kamu lagi makan di rumah… weleh weleh einak banget, hehehe

Eh di sana kan sering beli daging, dimasak empal, ta... rebus daging, setelah empuk potong agak tipis, digeprek2, kasih deh bawah putih, tumbar, garem, gula merah ditumbuk, trus daging dilumuri semua bumbu. Diemin kira2 15 menit, baru deh digoreng… sedap banget makan pake nasi, kasih kecap manis nasinya.

Kiriman kamu sudah diterima, semua seneng sekali nerimanya. Bros harpotnya juga sudah diterima arum. Kaos papi dan andra juga lucu2 sekali. Sari tanya, kaos merah andra ada yang gede gak? Kata papi, kalo mau pulang ntar papi pengen kaos yang pake kerah dan kancing sedikit di depan, warnanya yang merah/biru, yang rada resmilah. Tapi yang obral aja lho dan jangan dikirim, sayang uangnya. Dikumpulin aja, trus dibawa waktu pulang, kayak boneka harpotnya arum. Bener lho, ta, mending ongkos kirimnya untuk beli yang lain.

Udah dulu ya, ta, mami selalu doakan, juga kamu harus selalu berdoa sesudah sholat, diberikan kesehatan, kebahagiaan, sukses dalam sekolah dan pergaulan dan selalu di bawah lindungan-Nya dan diberikan kemudahan dalam segala hal… amin… amin… amin ya robbal alamin.


Peluk cium,
Mami papi

NB. Ta, saking miskinnya orang Indonesia, jadi kreatif dan trampil demi penghematan… liat dong amplopnya recycle, hehehe


***

Shinta cucuku sayang,
Terutama eyang mengucapkan banyak2 terima kasih atas segala kirimanmu. Semua bagus, eyang gembira menerimanya. Juga postcard yang terakhir. Kalau eyang merenungkan bener2, kamu seorang gadis masa kini yang hebat, yang cukup progresif, eyang kadang2 seperti orang gila. Kalau melihat kalian, ingin 60 tahun lebih muda lagi.

Sebetulnya eyang juga seorang wanita yang berpikiran progresif pada waktu muda. Tetapi tidak ada kesempatan, tidak ada dana. Gaji sebagai pegawai juga tidak banyak. Eyang masih harus nolong keluarga karena adiknya masih kecil2. Sepatu dan pakaian harus eyang bantu, karena eyang uyut dulu anak asuhnya banyak. Jadi selain anaknya sendiri, anak asuh juga harus dibiayai. Jadi berbahagialah kamu jadi anak muda masa kini, dapat belajar di mancanegara tanpa biaya dari orang tua. Kamu sudah cukup berhasil, dan sebentar lagi mendapat gelar master. Tinggal karir yang harus kamu raih.

Tetapi… masih ada tetapi lho! Kamu adalah seorang wanita yang mempunyai kodrat. Apalagi kamu wanita timur. Bagaimanapun juga kamu harus memikirkan rumah tangga. Yang berarti… sudah sering eyang katakan pada tiap2 acara syukuran. Kalu kamu tidak memikirkan itu, dan segan2 memikirkannya karena kamu sudah berkarir, nanti kamu akan sangat menyesal.

Saya beri contoh, eyang dulu mempunyai teman sangat cantik dengan rambut panjang, tebal, dan galvend. Jadi rambutnya kayak ombak gitu lho. Pacarnya juga sangat ngganteng tinggi, dengan rambut berombak juga, kayak bintang film. Dia seorang perwira, dan tau2 dia kena peluru nyasar, terus meninggal. Bagaimana sedihnya temanku itu, tidak dapat kamu bayangkan. Sampai dia memutuskan untuk tidak mau pacaran lagi, tidak mau berumah tangga. Saya juga sangat menyetujui pada waktu itu. Kita sudah punya penghasilan sendiri, apalagi yang diperluin, saya dulu mikir begitu. Tetapi eyang mikir lebih panjang lagi, kalau saya jadi perawan tua, bagaimana?!! Tidak dapat ngurus diri sendiri, orang tua sudah tidak ada. Ikut saudara itu belum tentu enak, mesti ada rikuh2nya, kalau mau tidur tidak pada waktunya, misalnya, ya namanya orang numpang.

Akhirnya eyang berbalik pikiran, ah saya memikirkan rumah tangga, bagaimanapun juga. Sangat setia saya menunggu teman saya yang di daerah pendudukan Belanda. Dulu sama sekali tidak ada contact dengan orang2 yang di daerah pendudukan musuh, dan umur eyang semakin tua, tetap tidak ada kabar juga dari orang itu. Akhirnya eyang menerima bapak, meskipun harus menunggu 7 tahun lamanya. Jadi eyang menikah sudah dapat dikatakan perawan tua pada waktu itu.

Teman saya yang suaminya tertembak sampai sekarang masih sendiri. Keinginan dia untuk tidak menikah terkabul. Dan sekarang keadaannya kasihan sekali. Tiap kali kalau ketemu eyang selalu mengatakan, “Tar, sungguh tidak enak untuk hidup sendirian tanpa suami dan anak.” Dia sudah sakit2an, tidak ada yang ngurus. Hidup dengan kakaknya yang juga sudah sakit2an. Tetapi kakaknya kan ada anak2nya.

Jadi ingatlah, shin, sungguh tidak enak untuk hidup sendirian nanti pada hari tuanya. Semoga dengan kata2ku ini shinta tidak menjadi sentimen sama eyang. Tetapi hendaknya kamu merenungkan bener2 bahwa eyang sayang sama kamu.

Sekarang sari lagi getol belajar bahasa belanda. Tiap minggu malam eyang tidur di sebelah untuk nolong sari dengan pelajaran bahasa belandanya.

Eyang sudah kangen sekali sama kamu. Sudah dihitung2 bulannya kapan kamu pulang. Jagalah kesehatanmu. Dan kalau ada kesempatan pergilah melihat kawasan Eropa yang lainnya. Mumpung kamu lagi di sana. Selalu berdoa mohon kepada Allah supaya kamu diberi kesehatan dan keselamatan kemana kamu pergi dan dimana kamu berada. Semoga kamu pulang dalam keadaan selamat dan kesehatan yang sempurna, dengan membawa gelarmu yang baru.

Eyang selalu berdoa.

Dari eyang sayang


***
fiuhhh... gimana ya... ftd!


Gila!
Catatan perjalanan ke Aberystwyth, Wales
27 Feb – 2 Mar 2003



Bosen, suntuk, bete, galau, gak ada motivasi, mati langkah… just name it! Pokoknya Kamis dini hari itu semua rasa bercampur aduk dan mencapai titik puncaknya. Tiba2 terlintas ide, “Kenapa gak jalan2 aja ke Wales, sekalian ngunjungin Echa n Adijul?”

Ide menarik. Terkesan impulsif, tapi gak ada salahnya dijalanin. Toh dulu2 juga sering begitu, kadang perlu kok melakukan hal2 yang spontan gitu. So, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah ngecek jadwal dan ongkos kereta ke Abeystwyth, telfon Echa n ngabarin rencana kunjungan ‘n ngirim imel pemberitahuan ke dosen bahwa hari itu gak bisa menghadiri dua kelas karena ada urusan mendadak di Wales. Beres!

Ongkos keretanya bisa dibilang mahal sih, 22 pound untuk pulang-pergi. Tapi keputusan udah terlanjur diambil… so, let the journey begin!

Kamis, 27 Feb 2003
Kereta berangkat dari stasiun Stoke-on-Trent sekitar jam 12 siang dan sampai di Aberystwyth jam 3 sore. Ternyata Echa udah nunggu di stasiun itu. Berhubung hari masih terang, kita sempat jalan2 dulu di sekitar pusat kota. Aberystwyth bukan kota yang besar, jadi kemana2 bisa jalan kaki aja. Kebetulan juga pusat kota yang banyak berisi toko2 itu berdekatan dengan pantai, Cardigan Bay.

Jadi, setelah liat2 kota, kita lanjut menyusuri Cardigan Bay n mampir ke Aberystwyth Castle yang sekarang tinggal runtuhannya. Setelah itu, balik ke dorm-nya Echa, a nice small en-suite room. Eh, dalam perjalanan balik itu, kita liat pelangi bagus banget! Jelas2 setengah lingkaran, dan warnanya bener2 mejikuhibiniu… keren abis!

Jumat, 28 Feb 2003
Gerimis dari pagi gak selesai2, kalo ditungguin terus besar kemungkinan kita gak bakal bisa kemana2 hari itu. Sekitar jam 1 siang akhirnya kita jalan keluar. Tujuan pertama adalah Constitution Hill, bukit di pinggiran Cardigan Bay. Perjalanan mendaki yang cukup melelahkan ternyata terbayarkan setelah kita sampai di puncak bukit. Di sana kita bisa melihat hampir seluruh bagian kota Aberystwtyh dan mata bisa memandang lepas ke laut. Belum lagi suara deburan ombak dan kicau satu dua burung camar yang bikin suasana makin asik.

Hujan yang semakin deras dan angin yang bertiup kencang memang sangat mengganggu. Tapi bukan berarti kita harus buru2 turun lagi ke bawah. Kita berteduh di suatu rumah kosong, membuka bekal, dan duduk2 santai menikmati pemandangan. Seandainya cuaca cerah dengan langitnya yang biru, pasti lebih cantik lagi. Sekitar sejam kemudian, dinginnya semakin menggigit, jadi kita memutuskan untuk turun aja. Janjian ketemu Adijul di kota.

Obyek berikutnya adalah Ceredigion Museum. Bangunan yang dipake untuk museum itu ternyata bekas teater jaman dulu, the Coliseum. Isinya menarik, benda2 historis dari sekitar abad 17-20, ada koleksi jenis alat2 pertanian yang dipake jaman dulu, peralatan dokter, pakaian, radio, tv, mainan, macem2lah. Setelah museum, kita lanjut ke Aberystwyth Arts Centre, yang kebetulan lokasinya di sekitar kampus. Rencananya mau ngopi aja di situ sambil liat sunset. Sayangnya cuaca masih mendung dan berawan, jadi rencana menghabiskan sore sambil ngopi dan liat sunset kurang berhasil.

Malamnya, kita diundang makan malam oleh pasangan amerika yang pernah 3 tahun tinggal di Indonesia. Mereka masak makanan Indonesia, ada ayam goreng, tempe, rendang, sambel, kecap ABC, sampe kue bugis. Hebatnya lagi, makanan itu rasanya lokal banget, gak aneh. Menyenangkanlah pokoknya, apalagi setelah sekian lama gak ketemu makanan kayak gitu, dan sekalinya nemu itu pun dimasakin orang asing.

Sabtu, 01 Maret 2003
Rencana hari ini adalah mengunjungi Centre for Alternative Technology di Machynlleth, sedikit di luar kota, sekitar setengah jam lah kalo naik bis. Awalnya sih cuaca cukup bersahabat, alias cerah. Tapi itu gak bertahan lama. Emang udah nasibnya harus selalu kehujanan mungkin ya. Belom lagi untuk sampe ke lokasi centre for alternative itu kita mesti jalan kaki menanjak sekitar 5 menit. Pegel, basah, dan capek. Untung tempatnya menarik, bisa dibilang seperti museum di alam terbuka.

Di tempat itu kita bisa melihat teknologi alternatif yang ramah lingkungan, mulai dari teknologi tenaga surya, air dan angin, rumah yang bersahabat dengan lingkungan, taman2 organik. Pokoknya sehatlah buat lingkungan. Pengunjungnya banyak pasangan muda dengan anaknya yang masih kecil. Hmmmm pengenalan terhadap lingkungan, pendidikan dini. Wah, seandainya di Indonesia bisa begitu juga…

Hampir tiga jam kita keliling di tempat itu, basah, dingin, tapi seneng. Sampe di bis tinggal capeknya aja, sempet ketiduran. Gak rugi lah pokoknya mengunjungi tempat itu, banyak hal yang menarik dan bisa diterapin di kehidupan sehari2, itu juga kalo kita masih sayang dengan lingkungan di sekitar kita sih.

Malam itu kita bertiga makan di kamar aja. Ngobrol sana sini, dari yang remeh temeh sampe yang sok penting. Gak terasa udah jam 2 malam, waktunya tidur.

Minggu, 02 Maret 2003
Liburan telah usai. Waktunya kembali ke kehidupan nyata. Tiga hari yang sangat menyenangkan di Wales, ketemu temen2 yang bersahabat, meskipun cuacanya tidak pernah bersahabat. Kok ya Wales cuacanya inggris banget!! Jeleknya, pagi itu cuaca sangat cerah, dengan langit birunya, dengan burung2 camarnya… ah, kenapa mesti pulang sekarang sih! ftd!


Monday, February 24, 2003

Too Much Drama

It was a nice cozy Saturday night. The girls were just chilling out, either bullshitting in the kitchen, watching TV in my room, or just hanging out in Jerusa’s room. A couple of minutes after midnight, Raine came back from the club.

Apparently, her night in that club turned into a disaster. One British jackass she went with was trying to sleep with her by making her high. That jackass gave her ecstasy pill, and Raine was not strong enough to say no. The good thing was, she decided to leave immediately after drank it. So, here she was, sleeping over in Taylor House.

***

Later that night... disappointed by a friend who promised to be all ears whenever I need someone to talk to... "whenever you need to talk, I am just an email away from you... I am just a phone-call away from you"... yeah, right!!!!

***

Sunday morning around 12 pm, Raine knocked on my door. Ida, who happened to slept over in my room, open the door. And Raine told us in panic, “There are police officers in Jerusa’s room. They knocked on the door and I opened it. The police said that they’re looking for Jerusa for some stolen credit card thingy. They have warrant.” Mother freeze!!!! What else now?!! Is it just a joke??!!!

Half an hour later, after the police officers left, Jerusa told us the story. There has been a large criminal ring took place in Keele. The suspects stole some letters from students mailbox, especially letter from bank or other letters that consisted of personal data. Then it was used to apply for credit card and stole the money. Apparently, Jerusa was one of the victims.

***

Afterwards, we had lunch together in the kitchen. Talking about what happened within these 24 hours since last night, Raine and the jackass, Jerusa and the police… what a drama! What else is most interesting in life than waken up by the police officer? Hah!

We’re still having lunch and talking. Jerusa, Ida, Sheetal and I were just joking and talking about crap, while Bona, Dunya and Raine were involved in quite serious talk about Raine’s problem last night. Suddenly, out of the blue, Raine burst in tears. She felt so guilty and blamed herself for what happened last night. Ugh, it always makes me nervous to see somebody’s crying before my very own eyes. Enough! Now I need a cigarette to chill out… it was too much drama for a night, can’t stand it! ftd!



Bowling for Columbine (2002)

Film berformat dokumenter ini ditulis, disutradarai, dan diproduseri oleh Michael Moore, penulis buku Stupid White Man yang cukup kontroversial dan sempat dipersulit peredarannya di Amerika. Bowling for Columbine bertemakan kekerasan dan budaya senjata di Amerika Serikat, dengan mengambil salah satu kasus penembakan yang terjadi di Columbine High School, Colorado beberapa tahun silam.

Michael Moore mengemas film dokumenter ini menjadi tontonan yang menarik, tidak membosankan, dan cukup informatif. Film ini dimulai dengan fenomena yang tidak lazim di salah satu negara bagian Amerika, dimana salah satu bank di Michigan memberi bonus beragam jenis senapan yang bisa kita pilih apabila kita membuka rekening atau deposito di bank tersebut. Kemudian Michael Moore, yang berperan sebagai pewawancara di sepanjang film ini, melakukan sejumlah wawancara dan menanyakan alasan mengapa banyak warga sipil Amerika memiliki senjata. Umumnya jawaban yang keluar adalah untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan keluarga.

Salah satu bagian yang menarik dari film ini adalah ketika sejumlah fakta keterlibatan Amerika dalam menyuplai senjata dan pembantaian massal di sejumlah negara sejak 1950 dipaparkan secara kronologis. Diawali dengan keterlibatan Amerika dalam menyingkirkan Perdana Menteri Iran dan Presiden Guatemala dengan membunuh 200.000 rakyat sipil sekitar tahun 1950an. Kemudian keterlibatan Amerika di Vietnam, pembantaian 4 juta rakyat sipil di Asia Tenggara, pengangkatan Augusto Pinochet, pelatihan Osama bin Laden oleh CIA, bahkan pemberian bantuan kepada kelompok Taliban di Afganistan di sekitar tahun 2000-2001, yang kemudian ditutup dengan tragedi 11 September 2001, dimana Osama Bin Laden memanfaatkan keahliannya sebagai anak didik CIA untuk menghabiskan 3000 jiwa penduduk Amerika. Pemilihan lagu What a Wonderful World yang dibawakan oleh Louis Amstrong untuk mengiringi pemaparan fakta-fakta tersebut menambah kesan ironis kejadian-kejadian itu.

Tragedi penembakan oleh dua murid Columbine High School yang menelan korban 12 murid dan seorang guru merupakan salah satu fokus utama film ini. Di sini diperlihatkan suasana menegangkan ketika kejadian berlangsung, yang diambil dari rekaman kamera sekuriti. Kemudian juga diperlihatkan efek tragedi tersebut di sejumlah sekolah di Amerika, dimana aturan mengenai penggunaan senjata diterapkan secara berlebihan. Bahkan seorang murid sekolah dasar diskors selama beberapa hari karena ditemukan membawa gunting kuku, yang dianggap bisa dijadikan senjata.

Mengapa tingkat kekerasan di usia remaja cenderung tinggi di Amerika? Sejumlah hasil wawancara yang dilatarbelakangi kasus Columbine menunjukkan bahwa musik rock memberi pengaruh besar, dan nama yang selalu disebut adalah Marilyn Manson. Dalam wawancaranya, Marilyn Manson memberikan jawaban yang cukup taktis, yaitu dengan membandingkan musiknya yang dianggap banyak memberi pengaruh untuk melakukan tindak kekerasan dengan tindakan Presiden Amerika yang dengan leluasa menyebar bom dan menghancurkan negara lain, yang sebetulnya juga memberi pengaruh yang besar atas perilaku generasi muda Amerika.

Michael Moore juga membandingkan tingkat kekerasan bersenjata di Amerika dan negara-negara lain, seperti Kanada, Inggris, Australia, dan Jepang. Dipertanyakan alasan mengapa tingkat kekerasan bersenjata di Amerika jauh lebih tinggi dibandingkan negara-negara tersebut. Michael Moore memberikan jawaban dengan memperlihatkan latar belakang sejarah Amerika, yang digambarkan secara lucu melalui animasi. Juga diperlihatkan bagaimana masyarakat Amerika dibentuk opininya melalui berbagai pemberitaan media untuk selalu merasa takut, khawatir, dan saling curiga terhadap orang-orang di sekitarnya.

Kemudian, sebagai pembanding, Michael Moore melakukan sejumlah wawancara dan survey di Kanada, negara tetangga Amerika yang tingkat kekerasannya terbilang rendah. Salah satu hasil wawancara yang menarik adalah ketika seorang warga Kanada menggambarkan perbedaan konsep mengunci pintu rumah antara orang Amerika dan Kanada. Menurutnya, orang Amerika selalu mengunci pintu rumah untuk menjaga keamanannya dari orang-orang di luar yang selalu dicurigai. Sementara, orang Kanada tidak melakukan hal itu karena dengan mengunci pintu rumah, mereka merasa seperti dipenjara di rumah sendiri.

Secara keseluruhan, Bowling for Columbine yang berdurasi 2 jam merupakan film dokumenter yang menarik ditonton, informatif dan tidak membosankan, karena dikemas secara ringan dan diselingi humor, sehingga penonton tidak harus selalu mengernyitkan dahi selama film berlangsung. Tidak mengherankan jika Bowling for Columbine memperoleh sejumlah penghargaan dari para kritisi film.

Film yang diproduksi tahun 2002 ini ditetapkan sebagai satu dari “10 Best Films of the Year” oleh majalah Time, Entertainment Weekly, the NY Post, dan the Associated Press. Sementara The National Board of Review, The Toronto Film Critics Association, the New York Society of Online Critics, the International Press Academy, dan the Las Vegas Film Critics Association menetapkan Bowling for Columbine sebagai “Best Documentary of the Year”.

Selain itu, poling yang dilakukan terhadap 2000 pembuat film dokumenter di Amerika dan seluruh dunia yang dilakukan oleh the International Documentary Association menetapkan Bowling for Columbine sebagai ‘Best Documentary of All Time” dan pada bulan Februari 2003, film ini dinominasikan untuk Academy Awards 2003 dalam kategori Film Dokumenter Terbaik. ftd!

Saturday, February 22, 2003

Simply a dream…

I wish I could be somewhere else but here
In a place where loneliness doesn’t exist
In a place where love is the only language spoken
In a place where fear can’t show its existence
In a place where soul stays in serenity
An imaginary place

I wish I could be someone else but me
Someone who takes action instead of stargazing
Someone who dares to handle the truth
Someone who is sensible to the surrounding
Someone who values the seventh heaven
A fanciful person

I wish I could be a creature but human
A creature that flying free in the sky
A creature that running free in savanna
A creature that hopping free in forest
A creature that swimming free in the water
And, eventually, die off to satisfy human greed

I wish I could just close my eyes
And rest in peace
Dear God, please take my hand
And guide me back to your way
I am lost
I am tired

ftd!

Friday, February 21, 2003

Gak Jelas

*Kelas Sustainable Development*
Setelah ngejalanin kuliah selama kurang lebih 5 bulan, ngelewatin 4 mata kuliah di semester awal, ngelakonin 3 mata kuliah yang udah dimulai beberapa minggu untuk semester ini, baru kali ini berasa ada kelas yang menarik! Mungkin, atau bisa dipastikan, itu pengaruh tutornya. Hari ini Kara Shaw ngajar di kelas sustainable development, ngejelasin berbagai hal 'n asal muasal munculnya konsep itu, disertai contohnya. Penjelasannya menarik 'n masuk akal, hebat tu orang! Perempuan, pinter, baek, cakep, PD 'n gayanya asik. She's all I ever wanted to be... Kurangnya dia cuma satu, kelas digeber 2 jam nonstop tanpa ada coffee break. Alhasil, setengah jam terakhir konsentrasi udah buyar, gak bisa nyimak lagi segala omongan dia.

*Royal Mail Brengsek!*
Ada paket kiriman yang mesti diambil di kantor pos, isinya pasti rokok. Tapi kok pake customs charge?! gak tanggung2 pula biayanya, £32.80!! Dah gila apa??!!! Highway robbery!!! Lebih dari separoh belanja bulanan! Masalahnya, gak ketauan itu kiriman dari Ijal ato Sari. Kalo dari Sari ya kudu diambil, daripada tu paket balik ke rumah, bisa digantung ntar dia. Gila nih Inggris!!!

*Cavern Club, Liverpool*
Dijemput sekitar jam 4 sore untuk resepsi chevening di Liverpool. Di mobil itu udah ada beberapa mahasiswa dari Staffordshire Univ, asalnya masing2 ada yang dari Sudan, Ukraina, Bosnia, Kosovo 'n Montenegro... hmmm menarik! Karena supirnya gila, perjalanan bisa ditempuh kurang dari satu jam. Acaranya cenderung ngebosenin, tapi makanannya boleh lah. Mo dibilang ajang sosialisasi juga gak tepat, karena masing2 sibuk sendiri. Yah, itung2 refreshing 'n liat tempat the Beatles dulu sering manggung di awal tahun '60an. Sekitar jam 10an udah nyampe rumah lagi.

*Survei Asal!*
Seperti biasa, gak bisa tidur. Acara tv gak ada yang menarik. Mo baca2 buku juga gak mood. Akhirnya ya nge-browsing aja. Gak tau gimana awalnya, tiba2 jadi kepikiran untuk ngeliat berbagai situs berita, termasuk juga situs2 koran 'n majalah. Alasannya cuma satu, pengen tau aja apa masing2 situs itu punya rubrik khusus tentang lingkungan hidup, seperti halnya rubrik politik, ekonomi, olah raga, bahkan gosip selebriti.

Ada sekitar 6 situs koran nasional (Kompas, Koran Tempo, Media Indonesia, Suara Pembaruan, Rakyat Merdeka, dan The Jakarta Post), 11 koran daerah (diantaranya Bali Post, Jawa Pos, Pikiran Rakyat, Poskota, Harian Bernas, dan Sriwijaya Pos), dan 4 situs lainnya (KB Antara, Astaga, Detik, Liputan6, dan Satunet). Dari sekian banyak itu, cuma Antara dan Media Indonesia yang bener2 punya rubrik khusus lingkungan hidup, masing2 Warta Bumi dan Lingkungan. Hmmm...

Padahal kalo dipikir2, seandainya masalah lingkungan hidup diberitakan segencar masalah2 politik 'n ekonomi, secara gak langsung mungkin bisa menarik perhatian orang2, dan pelan2 menumbuhkan kesadaran lingkungan. Gak usah gencar deh, asal teratur, ada kontinuitas, mungkin efeknya bakal positif. Dibanding bikin kampanye sadar lingkungan yang sifatnya sering cuma sementara 'n angot2an.

Mungkin banyak orang akan berkilah 'n bilang kalo toh situs yang khusus tentang lingkungan hidup ada banyak jumlahnya, liat aja di situ. Situs tentang itu emang banyak, tapi biasanya yang buka situs itu adalah orang yang emang cukup concern dengan masalah lingkungan. Trus gimana buat orang2 yang kesadaran lingkungannya masih terbilang rendah? Ya mungkin salah satu caranya dengan membuat satu rubrik khusus lingkungan hidup di berbagai media yang ada.

Duh, ngomong paan sih nih??!!!##%$#^&@ jadi ngelantur... ftd!



Thursday, February 20, 2003

Repot...

Ternyata repot juga kalo koleksi baju cuma sebatas jeans 'n kaos. Sepatu dan tas juga cuma kets 'n ransel. Selama ini sih gak masalah, karena kegiatannya cuma kuliah, nongkrong 'n jalan2. Kalopun ada acara makan2 juga gak pernah resmi, santai aja.

Tapi besok malam ada undangan resepsi Chevening di Cavern Club, Liverpool. Rasanya gak enak juga kalo cuma pake jeans, kaos 'n kets. Resepsi kok kayak mo kuliah. Trus gimana dong...

Untungnya ada Bona, yang kurang lebih seukuran dan koleksinya lumayan macem2. Setelah coba sana sini, nyocokin ini itu, akhirnya diputuskan untuk minjem celana bahannya aja, warna abu2 tua. Atasannya kaos hitam yang modelnya gak terlalu resmi, tapi juga gak kelewat santai. Cukup rapilah...

Jadi inget, kalo di rumah pasti gak pernah ada masalah gini. Soalnya sumber pinjeman lebih variatif, bisa ke m'dewi, sari 'n bahkan mami... ftd!

Wednesday, February 19, 2003

What a Wonderful World (Louis Amstrong)

I see trees of green, red roses too
I see them bloom, for me and you
And I think to myself what a wonderful world

I see skies of blue and clouds of white
The bright blessed day, the dark sacred night
And I think to myself what a wonderful world

The colours of the rainbow so pretty in the sky
Are also on the faces of people going by
I see friends shaking hands saying how do you do
They're really saying I love you

I hear babies crying, I watch them grow
They'll learn much more than I'll never know
And I think to myself what a wonderful world
Yes I think to myself what a wonderful world
***

Seneng banget rasanya tiap abis denger lagu ini. Rasanya hidup ini indah, tenang, dan damai banget. Jauh berbeda dengan kenyataan. Emang cocok kalo lagu ini dijadiin soundtrack film2 perang atau yang bertemakan kekerasan, seperti Good Morning, Vietnam dan Bowling for Columbine.

... and I think to myself what a wonderful world...

ftd!

Monday, February 17, 2003

gila! udah gila kali tuh perpustakaan! tiba2 ngirim imel bilang ada buku yang overdue... buku yang mana???!!!! jumat kemaren juga udah dibalikin semua... tolol!


begitu didatengin ke perpustakaan untuk complain, tu ibu malah ngecek ke rak buku 'n bilang kalo emang gak ada di situ... brengsek! sekarang gimana mo balikin tu buku kalo udah dibalikin jumat kemaren! gila!! tolol!!!


ngeselin banget sih ni perpustakaan! F@#$%&*@#$CKKK!!!!!

ftd!

Sunday, February 16, 2003

Jumat, 14 Feb 03

Hari ini kegiatan padat banget, atau tepatnya, sok padat. Gak seperti biasa, jam 9.30 pagi gue udah ada di kampus untuk ketemu Scrivener ‘n ngebahas proposal disertasi. Ide awal yang tadinya mo ngebahas tentang kerja sama EU – Indonesia dalam bidang kehutanan, dengan studi kasus proyek TN Leuser di Sumatra, jadi berubah setelah ngobrol banyak sama dia. Alasannya, topik itu terlalu spesifik, akses data yang kemungkinan susah didapat, dan yang terpenting, pembahasan topik itu bakalan hanya seputar presentasi dan deskripsi kegiatan kerja sama itu, gak ada analisisnya. Huh! Banyak omong nih Scrivener. Tapi mungkin ada benernya juga sih…

Akhirnya gue minta saran ke dia, gimana baiknya. Berdasarkan latar belakang pekerjaan, rasanya lebih ada gunanya kalo gue ngeliat aspek kerja sama atau negosiasi dari sejumlah kegiatan diplomasi di bidang lingkungan hidup. Scrivener ngusulin untuk ngebahas tentang proses pembentukan rezim kehutanan, dikaitkan dengan konsep pembangunan berkelanjutan, forest stewardship assistance, ecolabeling, dll, dll. Dia juga nyaranin untuk baca bukunya David Humphrey dan Ans Kolk yang banyak ngebahas masalah itu, sebelum gue ngambil keputusan final. Capek deh! Baca mulu, mending kalo ngerti…

Jam 10an, gue keluar dari ruangannya Scrivener. Cukuplah sejam aja konsultasinya, kelamaan mabok ntar. Untungnya pagi ini cerah. Matahari lagi gak ngumpet. Dinginnya bikin seger, gak nyebelin seperti biasanya, mungkin karena lagi gak ada angin yang suka bikin rese.

Sambil jalan menuju tempatnya Raine, gue mampir Union bentar, ngecek paket kiriman dari NZ, sapa tau udah nyampe. Lagi2 belom ada, gak jadi deh menyambung nafas dengan sampoerna menthol yang dinanti2 itu. Mana laper pula, gara2 tadi gak sempet sarapan. Sampe kamar Raine, langsung aja gue minta sarapan plus kopi. Mayan, sarapan sambil ngecek imel, chat sama Bleki ‘n liat2 koleksi bukunya Raine, sapa tau ada yang bisa dipinjem.

Setelah sarapan, kita lanjut ke International Language Building, mo daftar ikutan trip ke Liverpool yang katanya cuma 5 pound pulang pergi, murah banget! Abis itu, mampir perpustakaan sebentar untuk balikin dan minjem buku, dan lanjut ke Union lagi. Seperti biasa, tiap Jumat selalu ada bursa buku bekas, kali2 aja ada yang menarik. Mayan, gue dapet 2 buku untuk gue sendiri, plus 1 buku buat Tito tentang Ancient Britain, pokoknya dia harus suka!

All missions accomplished! Raine ‘n gue mutusin untuk balik aja ke Taylor House, makan siang bareng anak2 lain. Kali ini lumayan banyak personilnya, ada Bona, Jerusa, Sheetal n Shalini. Makan pizza, ngopi ‘n ngobrol ngalur ngidul, santailah pokoknya. Abis itu, kita berencana nonton dvd di kamarnya Jerusa. Sementara mereka ngumpul di kamar dia, gue balik dulu ke kamar untuk mandi.

Seger rasanya setelah mandi. Beresin kamar bentar, trus buka jendela biar udara sore bisa masuk. Pas buka jendela, eh ternyata Tiago, Portugal gemblung itu, udah berdiri dengan gantengnya di bawah jendela. Jadi tambah seger rasanya (huhuu). Setelah dibukain pintu, masuklah dia, trus kita barengan ke kamarnya Jerusa untuk nonton film Brazil, Central Station. Bagus juga filmnya, menarik dan gak ngebosenin.

Malemnya, Jerusa, Raine ‘n Tiago pergi ke supermarket, beli dessert untuk pesta kecil2an bakal Rajni yang mo pindah ke Wales. Gue di rumah aja, gak tau kenapa kok tiba2 badan rasanya lemes, tenggorokan berasa gak enak lagi. Leye2 aja di tempat tidur sambil nonton tv, sesekali keinget hasil konsultasi tadi pagi, duh bete!

Gak berapa lama, ada yang ngetok pintu kamar. Waktunya ngumpul lagi di dapur, makanan sudah terhidang rapi, ada ayam, kentang a la Bona, pasta, dan segala rupa hidangan penutup. Makanlah kita bareng2. Abis itu nebeng rokok ke Tiago. Tumben tu anak modal, biasanya miskin, hehe. Ngobrol ngalor ngidul tentang segala macem, juga ngetawain Sheetal n Tiago with their banter, gak terasa udah lewat tengah malam.

Bukannya bubar, kita malah pindah ke kamarnya Jerusa. Dengerin lagu dengan volume yang bisa dibilang keras untuk ukuran jam 1 malam. Sheetal, Raine, Tiago ‘n Jerusa ganti-gantian pada jogedan dengan masing2 gayanya. Gue sih santai2 aja di tempat tidur, jadi penonton sekalian komentator, ketawa2. Seru juga. Mendekati jam 4 pagi, Raine n Tiago siap2 balik ke rumah masing2. Sheetal, Jerusa n gue sempet lanjut ngobrol2 bentar sampe jam 5an. Setelah itu balik ke kamar masing2 dan tidur. Fiuh!… what a day… what a nice lovely day… ftd!

Friday, February 14, 2003

all is blank...
my mind goes blank...
my soul gets blank...
my heart stays blank...
all remain in emptyness...

... tipsy, it explains everything!

ftd!

Wednesday, February 12, 2003

Bloody Stupid UK Postal Service!

"Uuggghh, those flocking idiot postal service! They should have a tiny bit part of initiative in their brain, for goodness sake! Their so lame! The Indonesian postal service is even better! It's not like you write nothing but post code there. At least they can see Staffordshire there or Keele Univ. Idiots!

Anyways, up till now, I still can't get it over with... this bloody flocking spoiled super lame stupid british postal service!! UUGGGGHHHH!!!! ftd!


Thursday, February 6, 2003

Beautiful Wednesday


“Riiing… riiing... riiing”, the sound of the phone in the morning really irritates me. It’s still nine in the morning, which is quite early for me. “Damn, who the hell is daring to call and wake me up early in the morning!” I pick up the phone half sleepy and… “Hey, wake up you lazy bum! Open your window and see how beautiful it is outside,” Ida’s high-pit voice really wakes me up now, it is even stronger than a cup of black coffee. Hesitatingly, I walk to the window and open the curtain…

“Hell, it's so nice!” the spread of the snow on the ground and the heavy snowfall really amaze me, ”gorgeous!”
“See, I told you, I wouldn’t wake you up early in the morning for nothing,” there comes the high-pit voice again.
“Yeah, right!”
“Go out and take some pictures outside!”
“wohoow, that sounds like the most brilliant idea of the century,” I tease her sardonically.
“Tell you what, I have this class at 11, we can meet at the library around 1 and then go to Keele Hall to take some pictures, and ask the girls to come there as well,” that’s Ida’s next brilliant idea.
“Okay, boss! Now leave me alone, your voice hurts my ears!”
“Crazy girl! Ok then, I’ll see you later”
“See ya”

hmmm… it is amazingly beautiful outside. The green grass is totally covered by snow and it's still snowing quite heavily. I go outside for a while, take some nice pictures, and come back. Taylor House is so quiet, seems like people are still sleeping. Then, I go to the kitchen for my morning coffee and come back to my room. Switch on my computer to renew my books, check my mails, and check who’s online, apparently Tito and Arman are online. Just buzz them and start the conference immediately. But I am not in the mood to chat, because my mind keeps thinking to wake up the girls, but I know that they wouldn’t really appreciate it if I wake them up for no good reason.

“Aha!” the light-bulb is on. “Bona is an early bird, she must have been awaken now.” I dial her number, and… “Hi Bonna, are you awake or just wake up because of my call?”
“I am awake, why?”
“It’s snowing, why don’t we go outside and take some pictures?”
“Actually I am kinda thinking about it too, let’s go!”

I meet her the next second after we hung up the phone. Of course, our room is just next to each other, haha! So there we are, in the backyard, taking some pictures of us in the snow, some of them are silly. Then we have a little snow fight. We can't stand staying outside too long, because it’s so freezing and we’re just wearing shirt without jacket. We’re coming back and each of us brings a handful of snow. I knock on Sheetal’s room and Bona on Dunya’s room. When they open the door with their sleepy eyes, we throw the snow to their face… haha, that’s the wake-up call, girls! Hahahahaha… Bona and I are sooo happy.

Now I am satisfied and can concentrate on my chat session with these guys. Didik and Bleki join the conference room. Then the five of us just bullshitting, talking bout this and that, and sharing some crap stories. I also manage to have a private message with Tito for some ‘confidential’ issues. Man, do we really have to tell them on what to do and not to do, gosh! Oow, M’dewi is also online with Mom… hi mom, miss you!

It’s now 1.30 in the afternoon and Ida just called from the library. So, Bona and I are going to the library to meet her. Jerusa can’t go because she has to do the laundry. From the library we go straight to Keele Hall. Wooooow… it is even more amazing there, with the nice old building and thicker snow. Let the snow fight begin! The three of us just throwing snow to each other, running here and there, rumbling, laughing, and of course, taking pictures with all different silly poses… girls just wanna have fun!

The bad news is, Bona looses her keys there. Ooops, can’t we really have fun there? We try to find the keys by tracking down the places we went through, but it’s still gone. Bona pays to much sacrifice for this moment. The fine for loosing the keys is 15 quid. Sorry for that, Bona! Apparently, girls can’t have too much fun…



ftd!


Sunday, February 2, 2003

The only best friend

When you are feeling lonely
Alone against the world
When you think there’s no one to talk to
None of your friends is around
When solitude is the only name you can recall
And cigarette is the only companion you have

There you realize who your best friend is
Your only best friend to spend your time with
The one who will always be there for you
For it always stays close around you
Filling up the empty corner of your heart
The one you sacrifice your life for cancer

Cigarette
That’s all I have
That’s all I need
That’s my only best friend

(Keele, Winter, 01/2003) - ftd!

Thursday, January 9, 2003


… 4 o’clock in the afternoon…

sitting reluctantly in front of the computer
trying to work on the essays
reading the books
sipping the coffee
smoking the cigarette
life couldn’t be more interesting than that (yeah right!)

then suddenly
as I shift my attention towards the window
there I see the most beautiful scenery
the first snowfall in my life
distracting my mind from the essays
To hell with it!

I am going to enjoy this scenery
Sipping the coffee
Smoking the cigarette
Letting my mind wandering aimlessly through the window
Till the shadow of the night comes
And leave my mind alone in the dark

(Keele, Winter 2003) - ftd!

Saturday, January 4, 2003


Going Around London

30 December 2002 – 3 January 2003


Going around London during holiday season is awesome! There are lots of interesting places to go and you’re gonna see people from all over the world there. Oxford Street is one of the interesting objects to visit, not only by tourists but also by Londoners, for most of the stores there offer a big sale.

There are many other beautiful places worth a visit, such as Westminster area, where you can see Big Ben, as one of the landmark of London, and the Parliamentary House, Westminster Abbey and Westminster Chatedral. At night, the illuminated Big Ben looks so magnificent from across the River Thames.


As we go along the river, we’re gonna see Tower Bridge standing marvellously beautiful with the lights at night. Nearby the bridge, there standing the mystified Tower of London, which was built around 900 years ago and had been functioned as a royal palace and fortress, prison and place of execution, arsenal and jewel house. Another place that worth a visit is Buckingham Palace, although it is quite boring there because the Queen is not in the palace during the holiday. Thus, we cannot see the changing-of-the-guard ceremony, not only because the Queen is not there, but also due to wet weather during winter.

St. Paul’s Cathedral is the next interesting tourist object. Like any other old buildings, St. Paul’s Chatedral looks so pretty from the outside and looks even prettier inside. The bad news is, there is an entrance fee for the Cathedral and visitors are not allowed to take pictures in the premises. By paying £5, we can go around the Cathedral and climb up stairs with 530 steps to the top of the Dome: 259 steps to the Whispering Gallery, another 199 from the Whispering to the Stone Gallery, and a further 152 from the Stone to the Golden Gallery. Believe me, it takes lots of energy to climb up those steps, exhausting! When you reach the Golden Gallery, you can see part of London from there. It’s not so beautiful to see it in daylight, but maybe it’ll look better when the night comes.

For shopping spree, Oxford Street and Piccadilly Circus are the best place to go, especially during the end-of-season sale. For people who love music, Virgin Megastore and Tower Records in the corner of Piccadilly Circus are like heaven. You can find any kind of songs from various genres there, even tanjidor! If you’re lucky, the CDs you are longing for might be on sale and the price is so much cheaper. Alternatively, you might find collectible box from your favourite musicians, and although it’s not on sale, you are willing to spend extra money for it ; )

Right next to Virgin Megastore, we can have a mug of nice coffee in Coffee Republic. And if it is your day, you might get free coffee, like we do! The cashier is a nice Malaysian student, and when he realises that we are Indonesian, he says that the coffee is on the house… super cool!

For a fancy shopping spree, Harrods is the right place! Everything is so expensive there, even when it’s already on sale. Nothing is interesting at Harrods, though. It’s just for the sake of curiosity we go there, nothing else! It is more interesting to go to Leicester Square and Covent Garden for shopping in neat stores and market, also for buying souvenirs.

If you’re not a sale-freak but still want to spend some money for specific souvenirs, try to go to Baker Street, where the Sherlock Holmes Museum located. It was the home of Sherlock Holmes and Doctor Watson. You have to pay to enter the museum, but it is free to see the souvenir shop there, the price is a bit more expensive, though! Next to the museum, there are two other interesting stores, i.e. Elvis Presley Store and London Beatles Store. The souvenirs are quite complete there.

On new year’s day, between 12.00-14.00, we can see New Year’s Day Parade from Westminster to Trafalgar Square. Even though they have this kind of parade almost every year and the rain falls during the parade, it doesn’t stop lots of people from going there to see the parade. It’s not a too-extravagant parade, though!

You don't fancy shopping spree or sightseeing? Maybe theatre would be interesting for you. London has lots of good theatrical and musical plays. Take “Stomp” at the Vaudeville Theatre and “The Phantom of the Opera” at Her Majesty’s Theatre for examples.

Spending £15 for an amusing performance like Stomp is not a waste of money. For about one and a half hour we're gonna see eight performers producing rhythmically sound from everyday objects such as broomsticks, toilet plungers, trash cans, basket balls, boots, plastic bags, and even matchboxes and zippo lighters. All the eight performers come in turn, sometimes they come all eight together, and the other time only the three or four, or even only one of them. There is no dialogue among them, they just keep making harmonious sounds from each gadget they use. Yet, they maintain a very good communication with the audiences through their body language, which is sometimes very comical. Stomp demonstrates unique musicality, movement and comedy, it is so entertaining that you will not regret to see it.

For the Phantom of the Opera, we need to pay £18.5 for the ticket. The show is so great and amazing. The stage might be small, but it is supported by a good lighting system and the setting is sophisticatedly combining the high-tech theatre and traditional techniques of the 19th century wooden stage. The setting of the stage keeps changing according to the story setting, one time it appears as the ‘stage of the opera’ then it smoothly changes into ‘dressing room’ and the other time it turns into a ‘beautiful lake’ illuminated by candles. The story itself is just like any other love stories. It is about a bizarre love triangle among the Phantom, Christine DaaĆ© and Raoul. It seems like there is no moral of the story, just simply love story. But again, the stage setting, lightings, and good performers make the Phantom of the Opera worth to see. It is a great show!

In short, visiting London for holiday is one of the best choices we can make. There are plenty of interesting and nice places to visit, and it is easy to going around London. We can buy a one-day travelcard for £4.10, then we can freely hop on and hop off buses and tubes during that day. Just grab the maps of london and underground, then you'll be alright. The underground map looks complicated in the beginning, but actually it’s quite easy to understand and user-friendly. Nonetheless, just like any other big cities, we still can see homeless people all around the places, like in the corner of underground stations and on the streets. ftd!